Rapat Paripurna Tiba-tiba Memanas Bahas Perubahan Tata Tertib DPR

Rapat Paripurna Tiba-tiba Memanas Bahas Perubahan Tata Tertib DPR

M Iqbal - detikNews
Selasa, 20 Okt 2015 17:19 WIB
Rapat Paripurna Tiba-tiba Memanas Bahas Perubahan Tata Tertib DPR
Foto: M Iqbal
Jakarta - Rapat paripurna DPR RI membahas 5 agenda sore ini mendadak memanas hingga terjadi lobi di meja pimpinan DPR. Penyebabnya adalah pembahasan perubahan peraturan tata tertib DPR.

Agenda yang diperdebatkan adalah Pengesahan tentang Perubahan Kedua atas Peraturan DPR Nomor 1 tahun 2014, dan pengesahan Peraturan Bersama DPR dan BPK tentang Tata Cara Penyampaian dan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK kepada DPR.

Sejak paripurna dimulai, interupsi untuk agenda dari Baleg tersebut sebetulnya sudah mencuat disuarakan oleh aggota Fraksi Golkar Misbakhun. Dia protes menyangkut perubahan tersebut belum dibahas sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam paparan Wakil Ketua Baleg Totok Daryanto, menyebut bahwa perubahan peraturan itu untuk menggenjot kinerja legislasi dewan. Pasal yang jadi sorotan adalah memberi kewenangan lebih kepada Baleg DPR. Drafnya pun sudah dibahas di Baleg.

Anggota Golkar Aziz Syamsuddin tak setuju peraturan itu disahkan untuk dibahas karena perlu ada pembahasan dulu agar semua anggota DPR memahami perubahan tata tertibnya. Sementara bahannya baru dibagikan tadi sebelum paripurna.

"Saya paham ini bentuk mekanisme untuk beri pembahasan ke Baleg. Bahwa pimpinan rapat setuju diberikan kepada Baleg, saya tak memberikan persetujuan," ucap Aziz dengan nada tegas di ruang Paripurna II DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Pimpinan paripurna Fahri Hamzah lalu menjelaskan bahwa pengesahan ini bukan pengesahan perubahan tata tertib, tapi baru pengesahan untuk membahas. Namun tetap saja ditolak beberapa anggota.

"Saya tidak setuju dilakukan perubahan!" timpal Aziz lantang.

Akhirnya pimpinan paripurna Agus Hermanto meminta agar anggota yang protes dan pimpinan Baleg melakukan lobi ke meja pimpinan paripurna. Di antara yang maju, Aziz Syamsuddin, Misbakhun, Ecky Awal Muharram, Yandri Susanto, Sareh Wiyono dan lainnya.

Di meja pimpinan, Aziz Syamsuddin dan Fahri Hamzah tampak terlibat adu mulut soal perlu tidaknya pengesahan pembahasan tata tertib DPR disetujui sekarang.

Perdebatan di meja pimpinan terjadi sekitar 5 menit, kemudian diputuskan agar dilakukan voting. Saat dilempar ke forum, usul voting justru menuai penolakan dari anggota DPR.

"Secara prinsip kami belum kuasai apapun dalam perdebatan sehingga daripada ambil keputusan tergesa-gesa dan anggota yang hadir secara jumlah tak kuorum. Untuk itu fraksi kami usulkan langkah lebih baik diberi kesempatan minggu depan," ucap politisi Gerindra Edhy Prabowo.

Atas usul Edhy Prabowo dan beberapa anggota DPR lain, pimpinan DPR akhirnya memutuskan untuk menunda pembahasan soal perubahan tata tertib di paripurna berikutnya.

"Kita tunda persetujuan dari apa yang disampaikan Baleg pada paripurna terdekat," ucap Agus Hermanto disusul ketokan palu mengakhiri perdebatan. Tok! (bal/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads