Setahun Jokowi-JK, F-Golkar: Genjot UMKM!

Setahun Jokowi-JK

Setahun Jokowi-JK, F-Golkar: Genjot UMKM!

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 20 Okt 2015 15:51 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) menilai kepemimpinan Presiden Jokowi selama setahun ini cukup baik. Jokowi sudah menunjukkan keikhlasan dan keseriusan memimpin Indonesia.

"Beliau ikhlas memimpin negeri ini. Kita percaya, beliau serius bekerja buat republik ini," kata Ketua Fraksi Golkar DPR kubu Ical, Ade Komarudin, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Jokowi dinilai ikhlas karena tak mempunyai motif lain selain memimpin Indonesia. Jokowi tak berkecenderungan mengumpulkan harta demi kepentingan pribadi. Dengan sikap demikian, Golkar percaya Indonesia akan bisa lebih baik lagi ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya yakin semua tantangan akan dapat diselesaikan," kata Ade.

Kondisi ekonomi yang tak ideal dewasa ini dipandang Golkar bukan sepenuhnya salah Jokowi. Ade menilai pelemahan ekonomi global menjadi faktornya, sudah sdari Desember 2014 lembaga internasional memprediksi akan terjadi pelemahan ekonomi dunia, kecuali Dolar Amerika Serikat yang menguat.

"Dolar Amerika menguat, ekonomi AS tumbuh pesat. Celakanya, itu musibah termasuk untuk Indonesia," kata Ade.

Ade tak setuju bila kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini disebut krisis, yang ada hanyalah pelambatan ekonomi. Maka kini, Jokowi perlu. memperbaiki ranah ekonomi, mulai dari sektor pajak hingga sektor ekonomi lainnya yang bisa memperkuat kondisi dalam negeri.

"Pemerintah harus fokus pada sektor yang mempunyai daya tahan. Yang bisa bertahan adalah sektor UMKM, bahkan dalam kondisi krisis sekalipun. Genjotlah UMKM!" ujarnya.

Hal yang perlu diperbaiki antara lain sektor penegakan hukum. Konflik KPK-Polri tentu telah menjadi sorotan berkaitan dengan penegakan hukum. Maka perbaikan, menurut Golkar, bisa dilakukan dengan membuat Undang-undang lebih baik lagi.

Terlepas dari penilaian itu, Ade menilai ukuran setahun sebenarnya belum bisa menjadi jangka waktu riil untuk menilai hasil kerja Jokowi. Indonesia perlu waktu lebih lama untuk berbenah.

"Setahun, sebenarnya kita belum bisa menilai secara komprehensif. Setahun itu untuk konsolidasi," kata Ade.

Agar Jokowi bisa memperbaiki segala aspek masalah dalam penyelenggaraan negara, Golkar mengimbau agar Jokowi bekerja tanpa peduli pencitraan.

"Saya mengimbau agar untuk sementara ini jangan pedulikan citra. Bila perlu, kita lawan arus pasar. Kadang-kadang mengobati penyakit itu harus minum obat pahit," tandasnya.

(dnu/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini