JK: Ciptakan Toleransi Umat Beragama di Tanah Papua

JK: Ciptakan Toleransi Umat Beragama di Tanah Papua

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Selasa, 20 Okt 2015 10:08 WIB
JK: Ciptakan Toleransi Umat Beragama di Tanah Papua
Foto: Taufiq/detikcom
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla pagi ini menerima Forum Kerukunan Umat Beragama Papua. JK menyampaikan pesannya untuk menciptakan toleransi di tanah Papua.

Rombongan forum kerukunan ini dipimpin oleh pendeta Lipiyus Biniluk bersama sekitar 15 orang rombongannya bertandang ke kediaman dinas wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (20/20/2015).

Lipiyus mengatakan kepada JK bahwa komunikasi aktif antar tokoh agama di Papua ikut meredam konflik. Sejak Papua jadi bagian integral RI, tidak pernah terjadi konflik agama.

"Kasus Tolikara hanyalah masalah komunikasi antar elite di wilayah intinya kami datang menyampaikan bahwa Papua aman," ujar Lipiyus kepada JK

Dirinya juga menyampaikan keprihatinan atas pembakaran gereja yang terjadi di Singkil. Meminta pemerintah membangun kembali gereja dan memfasilitasi pengembalian penduduk yang mengungsi.

JK membalas pesan tersebut dengan mengungkapkan penghargaan atas upaya membangun kedamaian di Papua khususnya dari segi kerukunan beragama.
Semua agama mendoakan kedamaian, semua agama cinta damai.

"Memang ada kasus yang kadang bernuansa agama, dan itulah yang harus kita harus senantiasa berusaha cegah dan selesaikan," kata JK.

JK mengatakan, meski ada beberapa kasus agama di RI tapi masih lebih bagus dari negara lain seperti Filipina dan Thailand yang menghadapi masalah masalah yang berkaitan dengan agama.

"RI sangat toleran buktinya simbol wisata kita Borobudur padahal negeri kita mayoritas muslim," sebutnya.

Contoh lain adanya hari libur nasional keagamaan di Indonesia, adalah untuk semua hari raya agama.

Untuk tetap menjaga toleransi dan perdamaian, JK juga berharap agar tokoh-tokoh agama lebih sering saling mengunjungi berkomunikasi agar pemahaman makin ditingkatkan. (fiq/dra)


Berita Terkait