Presiden Jokowi Tak Ingin Program Bela Negara Dikaitkan dengan Militer

Presiden Jokowi Tak Ingin Program Bela Negara Dikaitkan dengan Militer

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 19 Okt 2015 23:10 WIB
Presiden Jokowi Tak Ingin Program Bela Negara Dikaitkan dengan Militer
Jokowi di Istana (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menghadap Presiden Joko Widodo untuk menjelaskan mengenai program bela negara. Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana kemudian menyebut Jokowi tak ingin program itu bernuansa militer.

"Yang beliau bayangkan sebagai bela negara, kayak membangun nilai-nilai patriotik, nilai-nilai optimisme yang harus ditumbuhkan dalam setiap warga negara," ujar Ari di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2015).

Sementara itu program bela negara yang dimaksud Menhan adalah sebuah pelatihan dengan kurikulum tersendiri. Nantinya pelatihan itu dilakukan di Dodik Rindam Jaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski memandang penting soal program ini, tetapi Jokowi berpesan agar jangan sampai masyarakat menganggap sama dengan wajib militer. Jokowi lebih menekankan pada penyusunan program character building.

"Beliau bayangkan seperti national service di beberapa negara, tapi tidak sama dengan wajib militer. Jangan sampai dipesankan bela negara sama dengan wamil. Tapi bela negara seperti pembangunan karakter, nilai yang positif gunanya untuk character building," kata Ari. (bag/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads