Setahun Jokowi-JK, PDIP Akan Buka Rekening Dana Partai

Setahun Jokowi-JK, PDIP Akan Buka Rekening Dana Partai

Mega Putra Ratya - detikNews
Senin, 19 Okt 2015 20:10 WIB
Setahun Jokowi-JK, PDIP Akan Buka Rekening Dana Partai
Hasto Kristiyanto/Foto: dikhy sasra
Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla memasuki usia setahun pada tanggal 20 Oktober, besok. Sebagai partai pendukung, PDI Perjuangan akan memanfaatkan momentum setahun Jokowi-JK dengan meluncurkan pembukaan rekening dana partai.

PDIP juga menegaskan komitmennya di dalam perjuangan mewujudkan Trisakti. Yakni perjuangan untuk mewujudkan pemerintah berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara budaya.

Konsep Trisakti itu juga yang akan terus menjadi acuan PDIP dalam pengelolaan organisasi dan dana partai dengan cara membuka rekening dana partai. Ke depannya rekening itu bisa diaudit secara profesional dan transparan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedaulatan di bidang politik tidak bisa dilepaskan dalam mewujudkan keberdikarian di bidang ekonomi. Keduanya saling terkait," kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Senin (19/10/2015).

Hasto mengungkapkan, dalam struktur APBN terlihat bahwa sejak zaman Orde Baru hingga sekarang, struktur anggaran selalu dibuatย  defisit. Pembiayaan defisit melalui utang.

"Politik utang inilah yang menjadi simbol melemahnya kedaulatan di bidang politik," ujarnya.

Guna menjabarkan konsepsi berdiri di atas kaki sendiri (berdikari), lanjut Hasto, dalam keuangan partai, pada tanggal 20 Oktober 2015 PDIP meluncurkan rekening Dana Partai.

Sementara itu Wakil Bendahara Umum DPP PDIP Juliari Batubara menambahkan, rekening partai yang dibuat atas kerjasama dengan BRI dan BCA tersebut, tidak hanya menampung iuran anggota saja. Namun sekaligus menampung gotong royong dari pihak lain yang senafas dan seaspirasi dengan perjuangan partai.

"PDIP pun menggandeng akuntan publik ternama untuk secara periodik mengaudit rekening dana gotong royong tersebut. PDIP tercatat sebagai partai pertama yang merancang konsepsi keuangan partai yang berdikari", kata Ari Batubara. (ega/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads