Penarik Bentor Diduga Rampas HP dan Aniaya Putri Perwira TNI di Makassar

Penarik Bentor Diduga Rampas HP dan Aniaya Putri Perwira TNI di Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 19 Okt 2015 20:14 WIB
Penarik Bentor Diduga Rampas HP dan Aniaya Putri Perwira TNI di Makassar
Ilustrasi (Foto: istimewa)
Makassar - Siswi kelas IV SD menjadi korban penganiayaan dan perampasan telepon genggam oleh penarik becak motor (bentor) di Jalan Adhyaksa, Makassar.

Korban yang merupakan putri perwira TNI AD, Kapten Pratniknar ini, mengalami luka lebam di mata kanannya setelah dipukul pelaku. Korban yang masih berseragam putih-merah ini ditemukan warga pengguna jalan dalam keadaan menangis dengan luka di wajahnya, di tepi jalan dekat Mall Panakukang, persimpangan Jalan Adhyaksa-Boulevard.

Warga yang menemukan korban segera menghubungi ibunda korban, Kasmawati yang masih berada di kantornya, di RSUD Dadi, jalan Lanto Dg Pasewang. Selain dipukuli pelaku, handphone Sony Xperia C milik korban juga dirampas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Frans Barung kepada detikcom menyebutkan, korban saat ini dirawat di RS Bhayangkara. Pihak kepolisian sudah menyelidiki kasus pencurian dengan kekerasan oleh pelaku yang diduga berprofesi sebagai tukang bentor.

"Kami sudah melakukan visum pada korban, mendatangi korban, melakukan verifikasi, laporan polisi juga telah dibuat oleh sepupu korban bernama Irsal, saat ini anggota di lapangan masih menyelidiki dan memburu pelaku," ujar Frans.

Frans menyebutkan, modus pelaku membujuk korban yang pulang sekolah untuk ikut naik ke bentornya, di depan sekolahnya, Jalan Lanto Dg Pasewang.

Kepada korban, pelaku mengaku diminta orang tua korban menjemputnya. Ternyata setelah korban naik ke Bentor, pelaku bermaksud jahat membawa kabur korban dengan jarak sekitar 4 kilometer jauhnya. (mna/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads