Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana menyebutkan dua anggota itu masing-masing Bripka Andi Trisnadi dan Brigadir Dendi Perdana. "Keduanya anggota Intel yang berada dalam bus. Andi luka bagian mata kiri karena kena serpihan kaca, Dendi luka sobek di pelipis kiri," kata Reny.
Dia menjelaskan, dua anggota berpakaian preman tersebut duduk di bagian depan bus untuk mengawal perjalanan pergi bobotoh ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta berkaitan laga final Piala Presiden 2015 antara Persib melawan Sriwijaya FC, Minggu malam (18/10). Pengawalan berlanjut sewaktu bobotoh bertolak pulang ke Bandung usai menyaksikan pertandingan yang dijuarai tim Persib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu kejadian pelemparan batu, Andi mengawal bus nomor 104. Kalau Dendi mengawal bus nomor 114. Kaca bagian kiri dua bus itu pecah. Korban luka hanya dua anggota polisi saja. Keduanya langsung mendapat pertolongan medis," ujar Reny.
Dua anggota Polrestabes Bandung tersebut, menurut Reny, kini sudah kembali bertugas seperti biasanya. Meski sempat diwarnai teror pelemparan batu, seluruh bus bobotoh bisa kembali pulang ke Bandung.
(bbn/ern)










































