GKR Mangkubumi: Pemuda Harus Punya Rasa Malu Agar Tak Terjerat Korupsi

GKR Mangkubumi: Pemuda Harus Punya Rasa Malu Agar Tak Terjerat Korupsi

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Senin, 19 Okt 2015 15:56 WIB
GKR Mangkubumi: Pemuda Harus Punya Rasa Malu Agar Tak Terjerat Korupsi
Foto: Ikhwanul Habibi/detikcom
Yogyakarta - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi memiliki pandangan yang sama dengan KPK bahwa perilaku korupsi harus dihilangkan sejak muda. Salah satu caranya adalah menanamkan rasa malu.

"Pertama dari sisi budi pekerti, kemudian mempunyai rasa malu, jadi dari sisi moralnya diisi. Karena seperti kita melewati orang tua dulu kita merendah, sekarang kan tidak, jadi rasa malu yang tinggi, itu yang harus dipegang teguh," kata GKR Mangkubumi saat menghadiri Youth Camp anti korupsi yang diadakan KPK di Kaliurang, Yogyakarta, Senin (19/10/2015).

Calon pemimpin Keraton Yogyakarta itu menyebut bahwa tak bisa dipungkiri kini korupsi sudah menjalar ke anak muda. Keinginan para pemuda agar cepat menjadi orang kaya menjadi salah satu penyebabnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya cukup prihatin karena banyak sekali pemuda yang bisa dikatakan instan, maunya apa-apa cepat. Bagaimana pemuda ini menghargai proses, dalam artian harus bisa melewati segala sesuatunya sebagai pelajaran dan pengalaman hidup, jadi jangan semuanya instan. Jadi dengan kegiatan yang menjadikan mereka mandiri, fondasinya bisa lebih baik, kemudian juga bisa jadi lebih baik, tentu semua landasannya kebudayaan," jelas GKR Mangkubumi.

"Kebudayaan sendiri itu landasannya dibangun dari rumah, jadi bagaimana fondasinya bisa tebal, sehingga saat pemuda ini keluar rumah maka, kalau rumah itu tidak mudah roboh. Jadi bagaimana fondasi bisa kuat, kemudian diri dan pemuda punya karakter yang kuat kemudian ya kita merasa save mengetahui generasi berikutnya seperti ini," imbuhnya.

Berdasarkan data KPK, memang kini usia pelaku korupsi mulai mengalami tren penurunan. Tak sedikit pemuda yang jadi tersangka di KPK.

Oleh karena itu, KPK sangat fokus memberikan pembekalan pencegahan korupsi kepada para pemuda. Pasalnya, para pemuda inilah yang nantinya bisa aktif memberantas dan mencegah korupsi di daerah masing-masing.

"Kalian para pemuda ini yang justru akan berperan penting dalam pemberantasan korupsi. Tak perlu selalu muncul di publik untuk menjadi pahlawan, kalian bergerak di daerah pun bisa menjadi pahlawan dengan gerakan anti korupsi ini. Pahlawan juga bisa muncul di ruang-ruang sunyi," ujar Plt Pimpinan KPK, Johan Budi di tempat yang sama. (kha/hri)


Berita Terkait