"Pertama dari sisi budi pekerti, kemudian mempunyai rasa malu, jadi dari sisi moralnya diisi. Karena seperti kita melewati orang tua dulu kita merendah, sekarang kan tidak, jadi rasa malu yang tinggi, itu yang harus dipegang teguh," kata GKR Mangkubumi saat menghadiri Youth Camp anti korupsi yang diadakan KPK di Kaliurang, Yogyakarta, Senin (19/10/2015).
Calon pemimpin Keraton Yogyakarta itu menyebut bahwa tak bisa dipungkiri kini korupsi sudah menjalar ke anak muda. Keinginan para pemuda agar cepat menjadi orang kaya menjadi salah satu penyebabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebudayaan sendiri itu landasannya dibangun dari rumah, jadi bagaimana fondasinya bisa tebal, sehingga saat pemuda ini keluar rumah maka, kalau rumah itu tidak mudah roboh. Jadi bagaimana fondasi bisa kuat, kemudian diri dan pemuda punya karakter yang kuat kemudian ya kita merasa save mengetahui generasi berikutnya seperti ini," imbuhnya.
Berdasarkan data KPK, memang kini usia pelaku korupsi mulai mengalami tren penurunan. Tak sedikit pemuda yang jadi tersangka di KPK.
Oleh karena itu, KPK sangat fokus memberikan pembekalan pencegahan korupsi kepada para pemuda. Pasalnya, para pemuda inilah yang nantinya bisa aktif memberantas dan mencegah korupsi di daerah masing-masing.
"Kalian para pemuda ini yang justru akan berperan penting dalam pemberantasan korupsi. Tak perlu selalu muncul di publik untuk menjadi pahlawan, kalian bergerak di daerah pun bisa menjadi pahlawan dengan gerakan anti korupsi ini. Pahlawan juga bisa muncul di ruang-ruang sunyi," ujar Plt Pimpinan KPK, Johan Budi di tempat yang sama. (kha/hri)











































