"Instruksi fraksi berkaitan dengan agenda di DPR dan hajat publik serta hari nasional. Tidak ada kaitannya di luar agenda DPR," kata anggota F-PDIP, Masinton Pasaribu saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2015).
Masinton menyebut surat instruksi itu biasa dilakukan dari fraksi ke para anggotanya. Ada sejumlah agenda yang harus diantisipasi oleh anggota maka mereka diminta tidak keluar Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arahan itu pun dianggap sebagai wujud solidnya partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut. Anggota pun siap mengikutinya.
"Semua anggota tetap solid dan tegak lurus pada garis program perjuangan partai untuk kepentingan rakyat banyak," ujar Masinton.
Sebelumnya diberitakan, arahan itu dikeluarkan lewat surat F-PDIP bernomor 179/F-PDIP/DPR-RI/X/2015 yang terbit tanggal 9 Oktober 2015. Surat itu menginstruksikan seluruh anggota F-PDIP untuk standby di Jakarta pada 19-30 Oktober 2015.
Berikut isi surat tersebut:
Jakarta 9 Oktober 2015
Nomor: 179/F-PDIP/DPR-RI/X/2015
Lamp: -
Perihal: Instruksi
Kepada Yth.
Pimpinan dan Anggota
Fraksi PDI Perjuangan DPR RI
di-
Jakarta
Merdeka!!!
Mencermati dinamika politik terkini, kepada seluruh Anggota Yth, diinstruksikan untuk;
1. Standby di Jakarta pada tanggal 19 - 30 Oktober 2015.
2. Menjadwal ulang rencana kunjungan kerja yang sudah teragenda pada waktu tersebut.
3. Tetap berkoordinasidengan Pimpinan Poksi/Fraksi.
Demikian instruksi disampaikan untuk mendapat perhatian, terima kasih.
PIMPINAN FRAKSI
PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
Ketua Olly Dondokambey (tanda tangan)
Sekretaris Bambang Wuryanto (tanda tangan)
(imk/jor)











































