Dua pekan berjalan, kota Pekanbaru hanya diselimuti asap tipis. Namun hari ini, Minggu (18/10/2015), kabut asap pekat imbas kebakaran lahan dan hutan yang ada di Sumatera kembali mengepung langit Riau.
Data BMKG Pekanbaru merilis, sejak sore jarak pandang hanya 800 meter. Kondisi ini tidak beranjak hingga malam ini. Kondisi ini akhirnya berimbas pada jadwal penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesuai jadwal, kata Rony, mestinya istrinya dengan pesawat Lion Air sudah berangkat pada pukul 13.00 WIB. Akan tetapi, terjadi delay karena Bandara di Pekanbaru dikepung asap. Pada pukul 17.30 WIB, lanjut Rony, pesawat Lion yang membawa istrinya terbang ke Pekanbaru.
"Pesawat sempat mutar-mutar di Pekanbaru, namun tak bisa mendarat karena kabut asap. Akhirnya pesawat kembali lagi ke Kualanamu. Akhirnya pesawat membatalkan penerbangan," kata Rony.
Tak hanya itu saja, sejumlah penerbangan lainnya dari Batam ke Pekanbaru juga mengalami hal yang sama.
"Saya mestinya sore tadi terbang ke Batam. Tapi pesawat dari Batam tak bisa mendarat karena asap," kata Hendra (34) warga Pekanbaru.
(cha/jor)











































