Pekanbaru Dikepung Asap Pekat, Pesawat Kembali Tak Bisa Mendarat

Pekanbaru Dikepung Asap Pekat, Pesawat Kembali Tak Bisa Mendarat

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Minggu, 18 Okt 2015 22:05 WIB
Pekanbaru Dikepung Asap Pekat, Pesawat Kembali Tak Bisa Mendarat
Foto: chaidir/detikcom
Pekanbaru - Kota Pekanbaru sejak sore hari hingga malam dikepung asap pekat. Imbasnya, sejumlah pesawat tak bisa lagi mendarat.

Dua pekan berjalan, kota Pekanbaru hanya diselimuti asap tipis. Namun hari ini, Minggu (18/10/2015), kabut asap pekat imbas kebakaran lahan dan hutan yang ada di Sumatera kembali mengepung langit Riau.

Data BMKG Pekanbaru merilis, sejak sore jarak pandang hanya 800 meter. Kondisi ini tidak beranjak hingga malam ini. Kondisi ini akhirnya berimbas pada jadwal penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak sejumlah maskapai tak bisa mendarat karena jarak pandang di bawah normal 1 Km. Menurut Rony (24) warga Pekanbaru, istrinya dari Bandara Kualanamu di Sumut gagal ke Pekanbaru.

Sesuai jadwal, kata Rony, mestinya istrinya dengan pesawat Lion Air sudah berangkat pada pukul 13.00 WIB. Akan tetapi, terjadi delay karena Bandara di Pekanbaru dikepung asap. Pada pukul 17.30 WIB, lanjut Rony, pesawat Lion yang membawa istrinya terbang ke Pekanbaru.

"Pesawat sempat mutar-mutar di Pekanbaru, namun tak bisa mendarat karena kabut asap. Akhirnya pesawat kembali lagi ke Kualanamu. Akhirnya pesawat membatalkan penerbangan," kata Rony.

Tak hanya itu saja, sejumlah penerbangan lainnya dari Batam ke Pekanbaru juga mengalami hal yang sama.

"Saya mestinya sore tadi terbang ke Batam. Tapi pesawat dari Batam tak bisa mendarat karena asap," kata Hendra (34) warga Pekanbaru.

(cha/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads