"Saya Go-Jek, saya lagi mangkal di FX. Baru seminggu saya mangkal di situ. Kan lumayan banyak orang, pikir saya kalau ada yang mau order kan lumayan," kata Nana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (18/10/2015).
Nana mengaku tidak tahu-menahu ketika puluhan aparat polisi datang. Sejumlah orang berlarian saat itu, hingga membuat Nana juga berlari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nana meyakinkan jika dirinya driver Go-Jek. Namun, ia tidak bisa menunjukkan aplikasi Go-Jek. Ia mengaku sudah bergabung dengan Go-Jek sejak Agustus 2015.
"Ada aplikasinya. Handphone saya dibawa polisi, saya lagi moto-moto terus diambil," katanya.
Warga Kampung Pulo, Jaktim itu sudah menjelaskan jika dirinya driver Go-Jek. "Cuma kata polisi udah nanti aja di kantor (penjelasannya)," imbuhnya. (mei/dhn)











































