"Saya sudah tugaskan cyber crime, sudah diketahui ada 2 orang (provokator). 1 orang sudah mau ditangkap," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian kepada wartawan di Jakarta, Minggu (18/10/2015).
Seperti diketahui, sudah 2 malam sebelum penyelenggaraan final Piala Presiden 2015, sekelompok massa melakukan aksi pelemparan terhadap para pengendara di beberapa lokasi di Jakarta dan Bekasi. Kapolda menyebut, tidak ada Jakmania yang terlibat, kalau pun ada, hanya segelintir fans yang 'cair' yang tidak terstruktur dan hanya ikut-ikutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya kemungkinan ada pihak lain yang sengaja menciptakan kericuhan untuk membuat situasi tidak akan, Tito mengatakan akan menyelidikinya.
"Nanti kita selidiki kalau ada," imbuhnya.
Ditemui terpisah, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Mukti mengatakan hal yang sama. Orang-orang tersebut, kata Krishna adalah koordinator penggerak massa.
"Intinya ini ada provokasi, ada yang mengumpulkan, ada yang mengajak dan mengkoordinir ini kita tindak. Kita sedang cari pelakunya," imbuh Krishna.
Krishna menambahkan, pihaknya juga telah menangkap 300an lebih pelaku pelemparan batu ini. Beberapa di antaranya ditahan karena melakukan aksi anarkis. (mei/dhn)











































