2 Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar, UIN Sunan Ampel Larang Kegiatan Luar

2 Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar, UIN Sunan Ampel Larang Kegiatan Luar

Zainal Effendi - detikNews
Minggu, 18 Okt 2015 12:49 WIB
2 Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar, UIN Sunan Ampel Larang Kegiatan Luar
Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Pasca meninggalnya dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel saat diklatsar, pihak kampus akan mengevaluasi kegiatan di luar kampus.

"Ini kan belum dirapatkan jajaran pimpinan. Tapi akan kita usulkan agar kegiatan pelatihan di luar kampus tidak jauh dari kampus," kata Rektor 3 UIN Sunan Ampel, Ali Mufrodi melalui smabungan telepon seluler dengan detikcom, Minggu (18/10/2015).

Usulan tersebut, kata Ali, bertujuan agar memudahkan pengawasan dari kampus. "Kan tidak harus jauh dari kampus sehingga memantau mudah. Kalau menuruti kemauan mahasiswa memang tidak ada ujungnya. Tapi akan kita rapatkan dulu besok," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menegaskan, sebelum pelaksanaan diklatsar, seluruh peserta diwajibkan dan sudah menjalani tes kesehatan yang dilakukan oleh klinik kampus. "Tidak hanya kegiatan mahasiswa pecinta alam, tapi seluruh kegiatan mahasiswa yang akan keluar kampus dan berkaitan dengan fisik kita wajibkan untuk tes kesehatan dulu, termasuk pramuka," lanjut Ali.

Sementara proses penyelidikan, Ali menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. Kini, lanjut dia, ketua panitia diklatsar dan ketua pecinta alam UIN Sunan Ampel sedang dimintai keterangan pihak Polres Malang.

Ia juga memastikan jika dalam kegiatan yang mengakibatkan meninggalnya dua mahasiswanya tidak ada unsur kekerasan yang dialami peserta oleh panitia. "Kegiatan diklatsar itu masih dasar, masih ada kegiatan lanjutan. Kegiatan disana diantaranya panjat dinding," pungkas Ali.

(ze/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads