"Total ada 58 unit ambulans dari Polda Metro, PMI, Dinas Kesehatan, Kesdam Jaya yang disiagakan," ujar Kabid Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Musyafak kepada detikcom, Minggu (18/10/2015).
Ambulans tersebut tidak hanya memberikan pertolongan pertama pada suporter yang mengalami sakit atau menjadi korban dalam situasi darurat. Ambulans juga akan mengangkut pasien yang perlu rujukan ke rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 232 orang tersebut, 26 orang di antaranya tenaga dokter, ddan sisanya tenaga paramedis. Sejumlah peralatan medis seperti tandu, obat-obatan hingga ambulans juga disiagakan di lokasi.
Sementara ada 58 tim kesehatan akan ditempatkan di ring 1, ring 2, ring 3 dan ring 4, lengkap dengan peralatan kesehatan dan obat-obatan. Total ada 233 petugas kesehatan terdiri dari dokter dan paramedis yang siaga di GBK.
Untuk emergensi, tim paramedis juga telah menyiapkan 8 rumah sakit rujukan yang ditunjuk, yakni RS AL Mintohardjo, RS Jakarta, RS Siloam, RS Harapan Kita, RS Tarakan, RS Polri Kramat Jati, RSCM dan RSPAD. (mei/van)










































