UIN Sunan Ampel Tanggung Semua Biaya Pemakaman Peserta Diklatsar

UIN Sunan Ampel Tanggung Semua Biaya Pemakaman Peserta Diklatsar

Zainal Effendi - detikNews
Minggu, 18 Okt 2015 11:51 WIB
UIN Sunan Ampel Tanggung Semua Biaya Pemakaman Peserta Diklatsar
Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya menanggung semua biaya pemakaman dan meminta maaf dan rasa berduka kepada keluarga mahasiswa yang meninggal saat mengikuti Diklatsar di Malang.

"Kami pihak kampus mengucapkan rasa bela sungkawa dan berduka cita sedalam dalamnya pada keluarga mahasiswa," kata Rektor 3 UIN Sunan Ampel, Prof. Ali Mufrodi saat berbincang bincang dengan detikcom melalui sambungan telepon seluler, Minggu (18/10/2015).

Ali mengaku pihaknya mendapat kabar duka dari panitia pada Sabtu (17/10) malam sekitar pukul 19.30 Wib yang melaporkan ada 2 peserta diklat meninggal dunia dan 1 orang kritis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapat kabar tersebut, Ali langsung menghubungi keluarga dan mendampingi keluarga almarhum ke rumah sakit. "Sebelum berangkat diklat saya yang melepas. Bahkan saat materi di kelas di kampus saya yang buka. Makanya saat saya mendapat kabar duka, saya terkejut," ungkapnya.

Saat kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang untuk dilakukan otopsi, lanjut Arif yang mendampingi keluarga mengungkapkan jika kondisi jenazah Lutfi Rahmawati (19) satu dari dua peserta diklat meninggal terdapat luka memar di lutut dan tulang kering yang diduga jatuh saat mengikuti kegiatan.

"Keluarga menolak dilakukan otopsi sehingga hanya dilakukan visum luar. Kedua jenazah selesai menjalani otopsi dan visum sekitar pukul 07.00 Wib dan langsung dibawa ke kampus untuk di salatkan bersama kemudian di bawa ke rumah duka," lanjut dia.

Sebelumnya, 19 mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya mengikuti Diklat SAR di Wana Wisata Sumuran RPH Rejosari, Dusun Bekur, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Malang sejak Rabu (14/10).

Pada Sabtu (17/10), diduga kelelahan saat mengikuti Diklat SAR, dua peserta meninggal dan 1 peserta kritis. Peserta meninggal yakni, Yudi Akbar Rizky (18) warga sukolilo Park Regency 1/16 Surabaya dan Lutfi Rahmawati (19) Barata Jaya 7/16 Surabaya.

Sedangkan korban yang saat ini kondisinya masih kritis dan masih di rawat di Rumah Sakit Wafa Husada yakni ,Nur Fadilah (19) warga Bulak Banteng Surabaya. (ze/van)


Berita Terkait