"Ya, ini membuat orang getol menanam ganja, tapi kembali lagi kami dan BNN selalu melakukan sosialiasi tidak harus menanam ganja, karena masih ada tanaman produktif lain, yang lebih menguntungkan," ujar Kapolres Kabupaten Aceh Besar, AKBP Heru Novianto kepada detikcom, Minggu (18/10/2015).
Heru mengatakan hasil pendalaman dan analisa Polri serta BNN. Petani ganja itu justru tidak dapat untung besar, melainkan malah buntung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan selama ini yang dapat untung besar adalah bandar kelas kakap. Sebenarnya petani asli Aceh selalu diperalat.
"Toke-toke ini atau bos-bosnya yang dapat untung lebih besar, kembali masyarakat kita menyadari itu! Bahwa apa yang dilakukan dengan menanam ganja. Akan sangat merugikan masyarakat kita merugikan bangsa kita sehingga bangsa kita ke depan agak prihatin karena ketergantungan dari narkoba," tandasnya.
(edo/bag)











































