Cuaca Panas Madinah Paksa Garuda Kurangi 9 Ton Koper Jemaah Haji

Cuaca Panas Madinah Paksa Garuda Kurangi 9 Ton Koper Jemaah Haji

Gagah Wijoseno - detikNews
Minggu, 18 Okt 2015 03:30 WIB
Cuaca Panas Madinah Paksa Garuda Kurangi 9 Ton Koper Jemaah Haji
Ilustrasi (Foto: Gagah Wijoseno/detikcom)
Madinah - Cuaca panas di Kota Madinah ternyata berpengaruh pada penerbangan Garuda Indonesia yang membawa jemaah haji Indonesia pulang ke Tanah Air. Untuk bisa terbang dengan aman dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz , Garuda memutuskan untuk mengurangi beban yang dibawa pesawat.

"Sehubungan dengan kondisi tersebut, kami (GA) harus menurunkan beban agar bisa berangkat dengan selamat," terang Nurul membacakan surat yang diterimanya.

"Adapun beban yang kami (GA) turunkan sejumlah 4 pallet bagasi penumpang sebanyak 293 koli dengan berat 9.055 kg," tutur Kepala Daker Bandara Jeddah-Madinah Nurul Badruttamam setelah menerima surat pemberitahuan resmi dari Manager on Duty Garuda Indonesia Rudita Yuswana, Sabtu (17/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koper yang diturunkan adalah milik jemaah haji kloter UPG 16. Kloter UPG 16 terdiri dari 453 jamaah haji asal Sulawesi Selatan. Sebanyak 453 orang jemaah UPG 16 diterbangkan ke Tanah Air pada pukul 15.05 WAS dari Madinah ke Makassar.

Menurut Nurul, dalam surat itu dijelaskan temperatur di kota Madinah pada siang hari tadi mencapai 40 derajat celcius sehingga sangat mempengaruhi performance pesawat pada penerbangan GA 1314 yang mengangkut jamaah haji UPG 16. Sesuai keterangan pihak Garuda Indonesia, Nurul menambahkan bahwa bagasi-bagasi tersebut akan dikirimkan ke Debarkasi UPG dengan penerbangan berikutnya.

Nurul meminta agar jemaah UPG 16 yang kopernya masih tertinggal di Madinah agar segera berkoordinasi dengan petugas Garuda setibanya di Makassar. Petugas akan menjelaskan mekanisme pengambilan koper jemaah yang tiba pada penerbangan keesokan harinya. (gah/rna)


Berita Terkait