"Sehubungan dengan kondisi tersebut, kami (GA) harus menurunkan beban agar bisa berangkat dengan selamat," terang Nurul membacakan surat yang diterimanya.
"Adapun beban yang kami (GA) turunkan sejumlah 4 pallet bagasi penumpang sebanyak 293 koli dengan berat 9.055 kg," tutur Kepala Daker Bandara Jeddah-Madinah Nurul Badruttamam setelah menerima surat pemberitahuan resmi dari Manager on Duty Garuda Indonesia Rudita Yuswana, Sabtu (17/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nurul, dalam surat itu dijelaskan temperatur di kota Madinah pada siang hari tadi mencapai 40 derajat celcius sehingga sangat mempengaruhi performance pesawat pada penerbangan GA 1314 yang mengangkut jamaah haji UPG 16. Sesuai keterangan pihak Garuda Indonesia, Nurul menambahkan bahwa bagasi-bagasi tersebut akan dikirimkan ke Debarkasi UPG dengan penerbangan berikutnya.
Nurul meminta agar jemaah UPG 16 yang kopernya masih tertinggal di Madinah agar segera berkoordinasi dengan petugas Garuda setibanya di Makassar. Petugas akan menjelaskan mekanisme pengambilan koper jemaah yang tiba pada penerbangan keesokan harinya. (gah/rna)











































