'SBY-JK' Tendangi Massa yang Antre BBM
Selasa, 01 Mar 2005 18:00 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres Jusuf Kalla tampak berang menghadapi massa yang antre minyak dihadapannya. Tak pelak keduanya langsung menendangi para pengantre tersebut.Namun kejadian ini bukan sungguhan. Adegan tersebut hanya aksi happening art yang digelar BM UI saat berdemo bersama BEM se-Jabotabek di Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, (1/3/2005).Aksi happening art tersebut merupakan bagian dari penolakan mereka atas kenaikan harga BBM yang berlaku mulai hari ini.Dalam menjalankan aksinya dua mahasiswa yang memerankan SBY dan JK terlihat tengah serius berdiskusi ketika datang enam mahsiswa yang memerankan menteri ekonomi, yakni Menteri Perikanan dan Kelautan Fredy Mumberi, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menkeu Jusuf Anwar, Menneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati dan Menneg BUMN Soegiharto yang mendesak SBY menaikkan harga BBM.Keenam 'menteri' tersebut lalu melilit tubuh 'SBY-JK' dengan tali rafia merah sebagai tanda keduanya setuju dengan kenaikan harga BBM. Pada saat yang bersamaan datang mahasiswa yang berperan sebagai rakyat dengan membawa jeriken meminta minyak kepada 'SBY-JK'. Namun bukan minyak yang didapat, mereka justru ditendangi. Aksi happening art ini kemudian diakhiri dengan lalu Gugur Bunga yang dinyanyikan seluruh mahasiswa.Mereka juga membakar seluruh poster yang bertuliskan nama keenam menteri tersebut, termasuk diantaranya batu nisan dari kertas kanton yang bertuliskan 'Telah Mati Hati Nurani SBY-JK dan Kabinet Indonesia Bersatu'.Mereka kemudian melanjutkan orasi yang menuntut pemerintah membatalkan kenaikan BBM dan menuntut penyelamatan uang negara dari tangan koruptor, mengganti menteri-menteri yang tidak becus bekerja, tidak berprestasi dan terbukti bermasalah, dan segera melakukan pembersihan birokrasi pemerintah.Para mahasiswa ini nyaris bentrok dengan aparat keamanan saat mencoba mendekati Istana Merdeka, namun hal tersebut berhasil dicegah.
(umi/)











































