"Tim medis kami siapakan sebagai antisipasi kalau ada korban jatuh pingsan, sakit atau mungkin karena berdesakan masuk tribun sehingga sesak nafas dan sebagainya," kata Kabid Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak kepada detikcom, Sabtu (17/10/2015).
58 Tim paramedis ini terdiri dari 10 tim dari Biddokes Polda Metro Jaya, 35 tim dari Dinas Kesehatan Pemda DKI, 8 tim dari Kesdam Jaya, 4 tim dari Palang Merah Indonesia (PMI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 232 orang tersebut, 26 orang di antaranya tenaga dokter, dan sisanya tenaga paramedis. Sejumlah peralatan medis seperti tandu, obat-obatan hingga ambulans juga disiagakan di lokasi.
"Di lokasi kita ada 1 posko keserhatan yang ada di pintu kuning dari Dinkes. Pengendali tim dari Biddokes Polda Metro Jaya," tuturnya.
Tim kesehatan akan ditempatkan di ring 1, ring 2, ring 3 dan ring 4, lengkap dengan peralatan kesehatan dan obat-obatan.
Untuk emergensi, tim paramedis juga telah menyiapkan 8 rumah sakit rujukan yang ditunjuk, yakni RS AL Mintohardjo, RS Jakarta, RS Siloam, RS Harapan Kita, RS Tarakan, RS Polri Kramatjati, RSCM dan RSPAD. (mei/hri)











































