Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, Bobotoh yang berangkat ke Jakarta untuk menonton tim favorirnya ini harus 'terregistrasi'. Bobotoh diwajibkan berangkat dan pulang bersama rombongan.
"Untuk yang penonton, saya sudah sepakat dengan Polda Jabar bahwa Bobotoh yang datang harus teregistrasi lah. Di mobil, dia harus dalam satu rombongan, jadi kami tidakΒ ijinkan pergi sendiri-sendiri di luar apa yang sudah disiapkan," terang Kang Emil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rombongan suporter Persib ini juga diberi ciri khusus agar tetap terpantau dan mudah dikenali saat tercecer di lapangan.
"Termasuk Bobotoh juga menggunakan sebuah tanda yang menyatakan mereka Bobotoh yang terkoordinir oleh pihak keamanan khususnya Polda Jabar," imbuhnya.
Untuk mengantisipasi Bobotoh yang pergi sendiri, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Polda Metro Jaya.
"Kalaupun ada bocor-bocor (jalan sendiri-sendiri -red), saya kira nanti kita kondisikan pengamanan di lapangan, tapi secara umum kebijakannya adalah semua baik naik bus maupun mobil harus datang beriringan sesuai jadwal yang disepakati," paparnya.
(mei/dnu)











































