Polisi Putar Rekaman Pengakuan Pembunuh Ibu dan Anak di Cakung

Polisi Putar Rekaman Pengakuan Pembunuh Ibu dan Anak di Cakung

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 16 Okt 2015 17:52 WIB
Polisi Putar Rekaman Pengakuan Pembunuh Ibu dan Anak di Cakung
Foto: Mei Amelia
Jakarta - Pihak kepolisian sempat memutar pengakuan Heri Kurniawan, pelaku pembunuhan Dayu Priambarita (45) dan anaknya Yuel Imanuel (5) di Perumahan Aneka Elok, Cakung, Jaktim-saat jumpa pers. Saat rekaman video itu diputar, suami korban, Heno yang juga hadir dalam jumpa pers hanya tertunduk sedih.

"Ini ada rekaman video pengakuan tersangka. Kami merekam pengakuannya, sekaligus untuk membuktikan tidak ada cara-cara kekerasan yang kami lakukan dalam proses interogasi kepada tersangka," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Dalam video tersebut, Krishna menginterogasi tersangka di ruangannya. Interogasi dimulai dari awal tersangka masuk ke rumah korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kamu sama siapa ke TKP?," tanya Krishna dalam video tersebut.

"Sendiri, lalu masuk ke dalam," jawab Heri.

Heri kemudian menjelaskan, setelah masuk ke rumah korban, pada Kamis (8/10) pukul 12.30 WIB lalu, ia langsung menuju ke dapur korban. Di situ, dia mengambil sebilah pisau. Rekaman kemudian dilanjutkan dengan adegan prarekonstruksi di TKP, Kamis (15/10) sore. Dalam prarekonstruksi itu, tersangka menunjukkan di mana ia mengambil pisau, yaitu di lemari gantung dapur.

"Terus kemana?," tanya Krishna.

"Lalu saya keluar dari dapur, ketemu sama ibu (korban Dayu)," ungkap Heri.

Heri lalu menjelaskan bagaimana peristiwa pembunuhan itu terjadi. Ia mendorong korban yang mencoba menghalangi pintu dengan tubuhnya, lalu berhasil masuk dan menusuk korban berulang kali. Dalam adegan prarekon itu, tersangka hanya mempraktekan 2 kali penusukan.

"Cuma segitu saja? Orang luka tusukannya banyak," lanjut Krishna.

"Iya, karena dia melawan," jawab Heri.

Heri juga menjelaskan mengapa akhirnya ia menusuk bocah Yuel. "Karena dia megangin kaki saya," tuturnya.

Selama jumpa pers sampai akhirnya polisi memutar rekaman video pengakuan tersangka ini, Heno yang didampingi kerabatnya hanya tertunduk sedih. Ia sesekali geleng-geleng kepala saat mendengar pengakuan tersangka. (mei/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini