"Ciri peradaban itu dilihat dari 2 hal yaitu Toilet umum, yang kedua sepakbolanya. Kalau toilet umumnya kotor itulah coiri-ciri bangsanya, begitu juga dengan sepakbola kalau kita ribut, ya seperti itulah kita," terang Ridwan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (16/10/2015).
Suporter harus bisa memetik pelajaran dari sepakbola. Jangan hanya ribut kelahi saja. Damai dan sportif itu yang paling utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini jadi PR besar agar tidak begini setiap tahun, oleh karena itu presiden beri tantangan ke aparat," tambahnya.
Ridwan juga membeberkan langkah dia mengantisipasi para pendukung Persib yang ke Jakarta. Mereka diimbau tidak memprovokasi.
"Dimulai niat menonton bukan untuk provokasi macam-macam, kita itu adalah tamu, syariatnya tamu harus tahu diri. Tidak bawa spanduk provokasi, nyanyikan lagu provokasi, saya juga sediakan bekal dua kali makan. Saya instruksikan minumnya di plastik, bukan di botol mnineral, bahkan bila perlu kencingnya di plastik saja," urai dia. (mei/dra)











































