Lahan Bekas Terbakar Makin Berpotensi Terbakar Ulang

Bencana Kabut Asap

Lahan Bekas Terbakar Makin Berpotensi Terbakar Ulang

Nur Khafifah - detikNews
Jumat, 16 Okt 2015 16:36 WIB
Lahan Bekas Terbakar Makin Berpotensi Terbakar Ulang
Foto: Nur Khafifah
Ogan Komering Ilir -
Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia membutuhkan tenaga dan peralatan ekstra. Pasalnya, setelah api berhasil dipadamkan, bukan berarti pemadaman selesai.Β 
Menurut Kasie Penanganan Darurat BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Fakhrul, justru area bekas terbakar sangat berpotensi memunculkan kebakaran ulang. Sebab tanaman gambut yang sudah gosong dan kering menjadi semakin mudah terbakar.
"Api sekarang padam, belum tentu aman. 3-4 Hari lagi, api bisa muncul lagi," kata Fakhrul di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayu Agung, OKI, Sumatera Selatan, Jumat (16/10/2015).
Pemadaman kebakaran di lahan gambut memang membutuhkan penanganan khusus. Sebab meski permukaan gambut telah padam, sering kali masih ada titik api di bawah. Api tersebut akan membesar jika bertemu dengan oksigen atau dalam hal ini adalah angin, dan bahan yang mudah terbakar, yakni gambut yang telah mengering.
Di sisi lain, titik-titik api yang tidak terlihat di permukaan tersebut, tidak terdeteksi oleh satelit. Sehingga petugas tak tahu di mana titik-titik api semacam itu berada.
"Di tempat kita (OKI), apinya sudah nggak ada. Tapi asapnya ada terus. Dan kita nggak bisa prediksi apinya di mana," kata Fakhrul.
Oleh karena itu, petugas setiap hari selalu berpatroli. Mereka mengecek kembali lahan-lahan yang sudah terbakar karena dikhawatirkan memunculkan api baru.
Petugas juga mengecek kondisi di lapangan yang terpantau dari satelit ada kemunculan hotspot. Selama berpatroli, mereka selalu membawa mesin pompa lengkap dengan selangnya.Β 
"Kita siaga terus. Bahkan pelatih yang biasanya hanya memberikan pelatihan, sekarang turun semua," kata Fakhrul.
Menurut Fakhrul, lahan gambut yang terbakar di kawasan OKI sekitar 70 hektar. Seluruh kawasan tersebut telah gosong, kering dan tidak ditemukan api. Namun asapnya masih cukup tebal.
(kff/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads