Isu Reshuffle Jilid II Menguat, Ketum PAN Makin Intens Bertemu Jokowi

Isu Reshuffle Jilid II Menguat, Ketum PAN Makin Intens Bertemu Jokowi

Ahmad Toriq - detikNews
Jumat, 16 Okt 2015 13:22 WIB
Isu Reshuffle Jilid II Menguat, Ketum PAN Makin Intens Bertemu Jokowi
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Isu akan dilakukannya reshuffle jilid II kian hari kian menguat. PAN disebut-sebut akan masuk ke kabinet lewan momen reshuffle ini. Di tengah derasnya isu, Ketum PAN Zulkifli Hasan makin intens bertemu Presiden Jokowi.

"Pekan depan Pak Zulkifli Hasan bertemu lagi dengan Presiden Jokowi. Membahas isu kekinian, mungkin salah satunya reshuffle," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto saat dihubungi, Jumat (16/10/2015).

Yandri menuturkan pekan lalu Zulkifli Hasan juga sudah bertemu Presiden Jokowi. Ditanya soal intensitas pertemuan sang ketum dan Presiden, Yandri menjawab diplomatis, tak mau tergesa dikaitkan dengan reshuffle.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasa saja, karena Pak Zul sebagai Ketua MPR. Pertemuan tidak selalu soal politik praktis. Kan biasa Ketua MPR bertemu Presiden sepekan sekali," ulas politikus asal dapil Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Serang ini.

Kabar berhembus PAN sudah menyetor 5 nama calon menteri ke Presiden Jokowi. 5 Nama ini kabarnya akan diseleksi Presiden Jokowi untuk mengisi dua kursi menteri. Namun Yandri menepis kabar itu.

"Masalah nama-nama belum dibahas. Wong reshuffle-nya juga belum jelas," ujarnya.

Meski menepis isu-isu soal reshuffle, namun Yandri memastikan partainya siap diajak masuk ke kabinet. PAN memiliki sederet kader berkualitas untuk mengisi posisi di Kabinet Kerja, apapun bidangnya.

"Zaman Gus Dur diajak kita siap, zaman Mega siap, zaman SBY siap, zaman Pak Jokowi apalagi, sudah semakin banyak kader PAN yang berkualitas. Yang jelas kalau PAN diajak, karena PAN sudah masuk menjadi partai pemerintah, tidak elok kalau ditolak, kami siap. Kalaupun tidak diajak, kami tetap akan total mendukung pemerintahan. Komitmen kami tidak ada barter kekuasaan," pungkasnya. (tor/van)


Berita Terkait