Semangat Pak! Begini Aksi Polisi di Tanah Bambu Kalsel Padamkan Kebakaran Hutan

Semangat Pak! Begini Aksi Polisi di Tanah Bambu Kalsel Padamkan Kebakaran Hutan

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 16 Okt 2015 12:49 WIB
Semangat Pak! Begini Aksi Polisi di Tanah Bambu Kalsel Padamkan Kebakaran Hutan
Foto: Mei Amelia
Tanah Bumbu - Kalimantan Selatan merupakan salah satu lokasi yang memiliki spot titik api. Kemarau panjang yang terjadi beberapa bulan ini mengakibatkan lahan hutan terbakar hingga menimbulkan bencana asap. Titik kebakaran pun menyebar hingga api pun sulit dipadamkan.

Namun, keterbatasan bukan menjadi hambatan bagi aparat Polres Tanah Bambu, Kalsel untuk melakukan pencegahan agar kebakaran tidak semakin melebar. Dengan peralatan seadanya, petugas polisi bersama petugas pemadam kebakaran dan Pemda setempat bergotong-royong memadamkan kebakaran lahan di beberapa lokasi.

"Bencana asap yang sudah menyelimuti wilayah Tanah Bambu ini sudah terjadi sekitar tiga bulan. Memang kami terkendala dengan ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi bukan berarti kami tidak berupaya," terang Kapolres Tanah Bumbu AKBP Kus Subiyantoro kepada detikcom, Jumat (16/10/2015).

Menurut Kus, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Agung Budi Maryoto telah memerintahkan jajaran Polres dan Polsek di wilayahnya untuk membuat terobosan kreatif dalam rangka menanggulangi bencana asap ini. Kapolda juga telah membentuk Satgas 9 penanggulangan bencana asap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak bisa berdiam diri saja. Dengan segenap kemampuan, kami berupaya untuk mencegah agar bencana asap ini tidak semakin meluas. Kapolda juga sudah menginstruksikan agar setiap Polres sampai Polsek untuk memadamkan kebakaran hutan sekecil apa pun agar jangan sampai meluas dan berrtambah parah," imbuhnya.

Ia menambahkan, terobosan kreatif dilakukan di antaranya dengan memoddifikasi tabung semprot untuk pupuk pertanian dengan selang semprotan yang kecil. Di 13 Polsek di wilayah Polres Tanah Bambu, tersedia 10 unit semprotan sebagai senjata untuk memadamkan kebakaran hutan.

"Semprotan itu sifatnya hanya untuk memadamkan api yang kecil-kecil. Kalau yang besar kita bekerjasama dengan Pemadam Kebakaran mengerahkan mobil pemadam kebakaran," lanjutnya.

Keterbatasan sumber air juga merupakan salah satu kendala petugas dalam upaya pemadaman kebakaran hutan ini. Namun, dengan menggunakan unit water canon dari Satuan Sabhara Polres Tanah Bambu, petugas bahu-membahu memadamkan api.

Terobosan lainnya, dengan memodifikasi mobil patroli dan mobil pribadi anggota yang memiliki bak terbuka. Di atasnya kemudian ditambahkan  tandon dengan kapasitas 1.200 liter untuk menyimpan cadangan air.

Soal titik kebakaran hutan di wilayah Polres Tanah Bambu, kata Kus, selalu berpindah-pindah setiap harinya. Hari ini ada 3 spot kebakaran hutan di wilayah Tanah Bambu dan masih terus diupayakan dipadamkan. (mei/dra)


Berita Terkait