"Penemuan 2 jenazah terakhir mengalami proses yang cukup sulit dengan akses sulit yang kita tembus untuk mendapat info yang jelas," ujarnya dalam konpers bersama Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat di Kantor Urusan Haji Makkah, Jumat (16/10/2015).
"Kami tim identifikasi berusaha dengan berbagai cara dengan pendekatan khusus dan juga kami tim yang senantiasa bekerja sama sanggup menembus akses yang kita inginkan," tambahnya.
Jaetul mengatakan timnya baru bisa mengidentifikasi kedua sosok terakhir di pemulasaraan jenazah Muasim sore hari kemarin. Timnya melakukan cek dan ricek, membuka kembali file-file untuk mendapatkan kepastian informasi yang valid.
"Kami ulang lagi dari foto, beberapa kali kita cek file yang ada yang dirilis kepolisian Muaisim. Alhamdulillah tadi sore kami menemukan kepastian yang diduga jemaah selama ini yang kita cari," katanya yang menyebutkan kedua jenazah masih dalam keadaan utuh dan bisa diciri dengan foto.
Pria yang masih aktif di TNI AU ini meminta maaf kepada semua pihak terutama keluarga bila proses identifikasi memakan waktu yang cukup lama. Namun memang butuh waktu yang tidak sebentar untuk merilis nama-nama korban agar valid dan terpercaya.
Masa operasional haji 1436H/2015M Daerah Kerja (Daker) Mekkah berakhir pada hari ini, Jumat (16/10), seiring dengan diberangkatkannya 16 kloter terakhir jamaah haji Indonesia dari Mekkah menuju Madinah. Dengan diberangkatkannya ke-16 kloter terakhir ini, maka total 381 kloter telah meninggalkan kota Mekkah.
Sebanyak 184 kloter dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAAIA) Jeddah. Sementara 197 kloter diberangkatkan menuju Madinah untuk menjalani ibadah Arbain sebelum dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. (gah/bag)











































