"Warga sekarang sudah mulai beraktivitas seperti biasa," kata Wakil Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, saat dihubungi detikcom dari Banda Aceh, Kamis (15/10/2015).
Dua hari pasca kerusuhan, kondisi di Aceh Singkil berangsur-angsur lebih baik. Meski demikian, ratusan aparat gabungan polisi dan TNI masih berjaga-jaga di lokasi yang dianggap rawan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerusuhan susulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang Pangdam sama Kapolda juga masih di sini. Mereka memantau langsung situasi di sini," ungkapnya.
Bentrokan antar dua kelompok massa terjadi di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan dan pembakaran seunit rumah ibadah oleh sekelompok orang di Sukamakmur, Gunung Meriah, pada Selasa (13/10). Akibatnya satu orang tewas, empat luka-luka termasuk seorang anggota TNI. Dua korban luka hingga kini masih dirawat di rumah sakit di Aceh Singkil.
"Sedangkan dua lagi sudah dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh," jelas Dulmusrid. (try/try)










































