"Lagi proses. Kita utamakan yang umurnya dekat (dengan batas akhir), diangkat," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).
Ahok menyebut ada sejumlah CPNS yang memilih untuk tidak melanjutkan ke tahap selanjutnya menjadi PNS DKI. Alasannya bermacam-macam, seperti ingin pindah kerja, absensi tidak memadai dan lain sebagainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski hingga saat ini belum ada CPNS yang mengundurkan diri karena berkinerja buruk, dirinya tidak segan-segan untuk memecatnya. Apalagi kalau berani sampai ada main mata.
"Belum pernah, belum kejadian. Kalau sampai ada kita pecat saja," tutup dia.
Seperti diketahui, saat ini masih ada sekitar 5.200 tenaga honorer pengajar yang tengah diperjuangkan Pemprov DKI untuk dapat diangkat menjadi guru tetap. Khusus untuk hari ini, Pemprov telah memberi SK kepada tenaga honorer K2 kepada 292 orang yang terdiri dari 180 guru SD, 34 guru SMP, 22 guru SMA, 7 guru SMK, 3 praktisi laboratorium, 1 sanitarian, 1 tenaga kesehatan, 1 instruktur dan 43 teknis administrasi. (aws/bag)











































