Ahok Janjikan Angkat Tenaga Honorer Jadi CPNS DKI Jakarta

Ahok Janjikan Angkat Tenaga Honorer Jadi CPNS DKI Jakarta

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Kamis, 15 Okt 2015 17:54 WIB
Ahok Janjikan Angkat Tenaga Honorer Jadi CPNS DKI Jakarta
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Masih ada 4.077 tenaga honorer tingkat II (K2) sejak tahun 2014 yang hingga kini belum diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) DKI. Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) tengah berupaya mengangkat mereka semuanya dengan mempriotaskan yang sudah mendekati batas usia masimal persyaratan, yakni 35 tahun.

"Lagi proses. Kita utamakan yang umurnya dekat (dengan batas akhir), diangkat," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).

Ahok menyebut ada sejumlah CPNS yang memilih untuk tidak melanjutkan ke tahap selanjutnya menjadi PNS DKI. Alasannya bermacam-macam, seperti ingin pindah kerja, absensi tidak memadai dan lain sebagainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada tapi tidak banyak. Sedikit, hanya karena absen enggak masuk, mengundurkan diri dan berhenti karena dapat pekerjaan lain ada. Tapi umumnya CPNS jarang sekali berhenti apalagi mereka yang baru kita taruh di PTSP (Pelayanan Terpadu satu Pintu)," terangnya.

Meski hingga saat ini belum ada CPNS yang mengundurkan diri karena berkinerja buruk, dirinya tidak segan-segan untuk memecatnya. Apalagi kalau berani sampai ada main mata.

"Belum pernah, belum kejadian. Kalau sampai ada kita pecat saja," tutup dia.

Seperti diketahui, saat ini masih ada sekitar 5.200 tenaga honorer pengajar yang tengah diperjuangkan Pemprov DKI untuk dapat diangkat menjadi guru tetap. Khusus untuk hari ini, Pemprov telah memberi SK kepada tenaga honorer K2 kepada 292 orang yang terdiri dari 180 guru SD, 34 guru SMP, 22 guru SMA, 7 guru SMK, 3 praktisi laboratorium, 1 sanitarian, 1 tenaga kesehatan, 1 instruktur dan 43 teknis administrasi. (aws/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads