Cegah Peredaran Sandal Berlafal Allah, Sejumlah Toko di Bogor Dirazia

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 15 Okt 2015 16:25 WIB
Foto: Sandal berlafal Allah di Jawa Timur (Rois Jajeli)
Bogor - Petugas gabungan Polres Bogor Kota dan Disperindag Kota Bogor melakukan razia di sejumlah toko sandal di Kota Hujan. Razia ini dilakukan menyusul adanya informasi bahwa sandal tersebut beredar juga di Bogor, selain di wilayah Surabaya, Jawa Timur.

"Kami melakukan pengecekan terhadap informasi adanya sandal bertuliskan lafal Allah di Kota Bogor, tetapi setelah kami lakukan razia di beberapa toko, tidak kami temukan alias nihil," ujar Kapolresta Bogor Kota AKBP Andi Herindra kepada detikcom, Kamis (15/10/2015).
Petugas melakukan razia di sejumlah toko.
Razia tersebut dilaksanakan secara serentak pada tadi siang di beberapa toko sandal baik di pasar tradisional maupun modern. Sebelumnya, pada Selasa (13/10) lalu, petugas gabungan juga melakukan razia dan hasilnya juga nihil.

Razia siang tadi dilakukan di Swalayan Bogor Junction Yogya dan Bogor Trade Mal. Namun, di dua lokasi tersebut tidak ditemukan adanya penjual yang menjual sepatu atau sandal berlafal Allah.

Sebelumnya, tim gabungan juga melaksanakan razia pada Selasa (13/10) di factory outlet dan gerai sepatu/sandal Donatelo di Jl Pajajaran, Bogor Tengah. Petugas juga melakukan pengecekan di Citrus dan Giant Botani Square, Bogor Tengah.
Foto-foto suasana saat razia dilakukan.
Hasil pengecekan di pusat penjualan tas dan sepatu SKI Katulampa, Bogor Timur dan factory outlet Nike, Jl Pajajaran Bogor Timur, juga nihil. Sama halnya dari hasil pengecekan di toko sepatu dan sandal di Jl Pemda, Villa Bogor Indah, Jl KS Tubun, boot Boogie dan boot Toys Indraprasta, juga tidak ada sepatu atau sandal berlafal Allah.

Andi menambahkan, tindakan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya isu sandal betuliskan lafal Allah yang beredar di Kota Bogor.
"Kami berupaya mencegah agar tidak ada masyarakat yang melakukan sweeping sendiri-sendiri, sehingga nanti dikhawatirkan akan timbul gangguan kamtibmas. Untuk itu, kami merespons informasi masyarakat terkait adanya sepatu dan sandal bertuliskan lafal 'Allah' dengan melakukan razia gabungan bersama Diperindag, dan hasilnya nihil," tutupnya. (mei/bag)