"Kita akan menutup celah sekecil mungkin akan adanya kelompok-kelompok tertentu yang ingin mengacau. Tapi prinsipnya, siapapun yang ingin mengacau dan berbuat melawan hukum akan kami tindak dengan aturan hukum," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/10/2015).
Polisi juga terus mengimbau kepada para suporter untuk tidak melakukan aksi anarkis. Para suporter juga diimbau untuk tidak terpancicng provokasi-provokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jakmania-meski tim favoritnya Persija tidak berlaga di final-juga telah berkomitmen untuk mendukung pergelaran tersebut. Begitu pula dengan suporter Persib, Viking juga tidak akan melakukan aksi anarkis.
"Teman-teman The Jakmania juga sudah menyampaikan akan menjadi tuan rumah yang baik dan teman-teman dari pendukung Persib kita imbau menjadi tamu yang baik, polisi juga akan maksimalkan pengamanan di bantu sama TNI," jelasnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian juga menegaskan, pihaknya akan menindak siapa pun yang akan mengacaukan pertandingan final Persib melawan Swirijaya FC di GBK. Termasuk, jika ada penyusup yang akana berbuat kekacauan di GBK nantinya.
"Kita tangkap kalau ada (penyusup)," tegas Tito, Selasa (13/10/2015) usai menggelar rapat koordinasi pengamanan Final Piala Presiden 2015 di Gedung Biro Operasi Polda Metro Jaya. (mei/dra)










































