PDIP: Kalau Ada Reshuffle Jilid II, Kami Nggak Ngotot Minta Menteri

PDIP: Kalau Ada Reshuffle Jilid II, Kami Nggak Ngotot Minta Menteri

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 15 Okt 2015 14:05 WIB
PDIP: Kalau Ada Reshuffle Jilid II, Kami Nggak Ngotot Minta Menteri
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - PDIP merespons isu kocok ulang (reshuffle) kabinet pasca setahun pemerintahan Presiden Jokowi. Bila benar PDIP akan masuk menambah jumlah kader yang memperkuat kabinet sekarang, PDIP tak akan menolak.

"Kalaupun ada reshuffle, pasti kita dukung dong. Masa kita tolak?" kata Ketua Fraksi PDIP Olly Dondokambey di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Meski begitu, belum ada pembicaraan soal reshuffle kabinet Jokowi yang dijalin dengan PDIP, setidaknya sampai saat ini. Namun PDIP tentu akan mendukung keputusan reshuffle, bila memang benar reshuffle harus dijalankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepengetahuan saya sebagai Ketua Fraksi, belum pernah dibicarakan dengan pemerintah. Namun keputusan Presiden, apapun, partai pengusung harus mendukung," tegasnya.

Sebelumnya, isu reshuffle diarahkan pada sektor ekonomi. Kini menurut Olly, sektor ekonomi sudah mengalami perbaikan meski sebelumnya mengalami perlambatan.

"Saya rasa yang perlu ditingkatkan adalah kepercayaan terhadap kementerian," ujar Olly.

Bila benar ada reshuffle, PDIP menyerahkan urusan itu kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Toh, PDIP juga tak ngotot-ngotot amat untuk masuk ke kabinet menambah kader yang sudah duduk di pemerintahan.

"Kita nggak ngotot minta menteri banyak-banyak," ujarnya. (dnu/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini