Hadiri Tanwir Nasyiatul Aisyiyah, Ketua MPR Bicara Pentingnya Mutu SDA

Hadiri Tanwir Nasyiatul Aisyiyah, Ketua MPR Bicara Pentingnya Mutu SDA

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 15 Okt 2015 13:40 WIB
Hadiri Tanwir Nasyiatul Aisyiyah, Ketua MPR Bicara Pentingnya Mutu SDA
Foto: MPR RI
Jakarta - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menjadi keynote speaker pembukaan sidang Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah Muhammadiyah di Bandung. Zulkifli menekankan perlunya peningkatan mutu sumber daya manusia untuk mengelola kekayaan alam Indonesia.

Saat memberikan keynote speech dalam acara yang digelar di The Pasteur Hotel di Jl PHH Mustafa, Bandung, Kamis (15/10/2015) tersebut, Zulkifli mengungkap bangsa Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa.

"Kekayaan alam itu ada di darat dan laut dengan jumlah yang sangat melimpah. Seperti kekayaan hutan, tambang, dan biota laut," kata Zulkifli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun sayang kekayaan alam yang ada itu menjadi sebuah malapetaka seperti kebakaran hutan yang terjadi di Riau, Sumatera Selatan, dan daerah Sumatera lainnya. Demikian pula kekayaan tambang di Babel juga demikian.

"Sayang sekali kekayaan alam yang ada belum tentu membuat kemakmuran bangsa," katanya.

Ia mencontohkan dulu pada masa kita kaya akan minyak, kekayaan alam itu tidak membuat Indonesia lebih maju. Demikian pula saat kita kaya akan balok kayu dan batu bara yang tetap tak membuat bangsa ini lebih maju.

Ia mencontohkan negara seperti Timur Tengah pun demikian juga, sebagai negara yang kaya minyak malah membuat negara itu terjerumus dalam peperangan yang berkepanjangan.

Diakemudian mencontohkan Singapura sebuah negara yang tidak memiliki kebun sawit, sawah, dan pertambangan malah menjadi negara yang kaya dibanding Indonesia.

"Kunci dari itu adalah peningkatan sumber daya manusia. Karena itu saya mengajak agar bangsa ini menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mengelola sumber daya alam serta menguasai ilmu ekonomi agar bisa menghitung kekayaan alam," pungkasnya. (van/tor)


Berita Terkait