Rumah Tertimpa Crane, Anak Pensiunan Jenderal Polisi Selamat

Rumah Tertimpa Crane, Anak Pensiunan Jenderal Polisi Selamat

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kamis, 15 Okt 2015 10:08 WIB
Rumah Tertimpa Crane, Anak Pensiunan Jenderal Polisi Selamat
Foto: Elza Astari/detikcom
Jakarta - Sebuah crane proyek pengerjaan jalan layang Tendean-Ciledug jatuh dan menimpa rumah. Akibatnya plafon dan bagian di lantai 2 rumah jebol.

Crane menimpa kediaman Irjen Pol (Purn) Roni Lehawa di Jl Kyai Mojo No. 33 E/I, Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jaksel. Pantauan di lokasi, Kamis (15/10/2015), tiang crane berada dalam posisi melintang di bagian atas atap rumah.

Ternyata crane yang jatuh tersebut menyebabkan atap rumah di bagian sisi belakang ambrol. Dua ruangan yakni satu kamar tidur dan satu ruang keluarga di lantai 2 rusak berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Telihat papan, kayu, dan genteng berjatuhan di 2 ruangan tersebut. Genteng-genteng dan puing berserakan di lantai hingga kasur.

Salah seorang anak Roni yang bernama Yulius saat kejadian sedang tidur di lantai 2 rumah itu. Beruntung ia tidur di kamar lain yang tidak terkena crane. Yulius selamat dan tidak terluka.

"Itu di lantai 2 plafon sampai jatuh ke bawah di ruang keluarga sama di 1 kamar 1. Anak yang punya rumah lagi tidur di kamar satunya.Itu kamarnya nggak apa-apa, jadi nggak terluka," ungkap Wakapolsek Kebayoran Baru Kompol Nurdin AR di lokasi kejadian.

Selain di ruangan lantai 2, crane yang jatuh juga membuat sedikit atap di garasi berjatuhan. Sebuah mobil Nissan Serena berwarna silver bernopol B 1426 SRC penyok-penyok terkena reruntuhan genteng dan puing.

"Mobil lagi terparkir di garasi, kap-nya rusak kena tumpukan genteng yang jatuh ke bawah," kata Nurdin.

Kejadian ini disebut Nurdin berawal saat operator ingin memindahkan crane dari lokasi usai digunakan. Kepolisian sendiri masih menyelidiki ada atau tidaknya human error dalam kejadian tersebut.

"Masih dalam penyelidikan. Kemungkinan karena ketika pemindahan belum disinkronkan, jadi jalannya agak miring, tambah di atas ada angin," jelas Nurdin yang datang bersama Camat Kebayoran Baru Edy Suherman.

Baik operator maupun dari pihak kontraktor sudah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian. Menurut Nurdin, pihak kontraktor dari PP Tbk sudah berkoordinasi dengan pemilik rumah.

"Sekarang sedang penyelesaian antara pihak-pihak terkait," tutupnya. (ear/hri)


Berita Terkait