Pantauan detikcom, Kamis (15/10/2015), kondisi dari rumah berlantai dua itu tampak biasa saja. Namun saat masuk ke dalam rumah terlihat atap ruang keluarga sudah ambrol.
Reruntuhan genteng juga terlihat berceceran di mana-mana. Kasur yang berada di lantai dua pun tak luput terkena reruntuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Akibatnya, tercipta lubang menganga dari atap rumah itu. Tak hanya itu, mobil Grand Livina ikut jadi korban terkena puing-puing reruntuhan.
Wakapolsek Kebayoran Baru Kompol Nurdin AR menyebutkan bahwa rumah itu milik seorang jenderal purnawirawan polisi bernama Irjen Pol (Purn) Roni Lihawa.
![]() |
"Korban yang punya rumah jenderal purnawirawan polisi. Atas nama Irjen Pol (Purn) Roni Lihawa," ungkap Wakapolsek Kebayoran Baru Kompol Nurdin AR di lokasi kejadian, Jl Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (15/10/2015).
Menurut Nurdin, peristiwa ini terjadi setelah pekerjaan proyek usai dilakukan. Tiba-tiba tiang crane patah saat hendak dipindahkan dan menimpa rumah Roni yang beralamatkan di Jl Kyai Maja No. 33 E/I itu, Kelurahan Gunung.
"Sebenarnya sudah selesai mengerjakan jalan, mereka mau dipindahkan. Ada 2 operator di atas dan di bawah. Saat mau memindahkan itu jatuh (tiangnya)," kata Nurdin.
![]() |
"Jadi satu rumah yang ketimpa atap lumayan agak rusak. Genteng dan plafon agak rusak," sambungnya.
Lokasi jatuhnya crane ditutup oleh para petugas proyek. Rencananya Kapolres Jaksel Kombes Wahyu Hadiningrat dan Walikota Jaksel Tri Kurniadi akan meninjau lokasi. (dhn/dhn)














































