"Agak mirip situasinya. Tapi posisi Foke lebih rendah dari Ahok. Karena tingkat kepuasan terhadap Ahok mencapai 64 persen sedangkan dibanding dengan Foke pada survei bulan November 2010 yang hanya mendapatkan 43 persen," terang Djayadi dalam jumpa pers hasil survei SMRC di Hotel Sari Pan Pacific, Rabu (14/10/2015).
Djayadi menerangkan, pengambilan survei keduanya ketika rentang waktu yang sama-sama 1,5 tahun jelang Pilgub DKI. Dari hasilnya masyarakat yang kurang puas terhadap kinerja Ahok hanya 34 persen dan Foke mencapai 55 persen saat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djayadi mengatakan, karena itu dirinya menilai peluang Ahok memenangkan Pilgub DKI 2017 lebih besar ketimbang peluang Foke memenangkan Pilgub DKI 2012 lalu. Apalagi, secara umum publik menilai kinerja Ahok sebagai gubernur juga lebih positif ketimbang Foke.
(spt/jor)










































