BPKH Diyakini Bisa Turunkan Ongkos Ibadah Haji

BPKH Diyakini Bisa Turunkan Ongkos Ibadah Haji

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 14 Okt 2015 17:34 WIB
BPKH Diyakini Bisa Turunkan Ongkos Ibadah Haji
Foto: Gagah Wijoseno
Jakarta - Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) dinilai memberikan dampak peningkatan kualitas penyelenggaran haji. Selain itu, BPKH diyakini mampu menurunkan biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Pengelolaan Keuangan Haji Kemenag Ramadhan Harisman. Dia mengatakan, keberadaan BPKH turut berdampak pada efisiensi dan rasionalitas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

"UU 34 Tahun 2014 memberikan amanat bahwa BPKH bertujuan meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji, efesiensi sekaligus rasionalitas terkait BPIH, dan harus memberikan kemaslahatan bagi umat Islam," ujar Ramadhan dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (13/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ramadhan mengatakan, dengan peran BPKH dalam mengembangkan keuangan haji, jemaah haji akan mendapatkan manfaat dari dana yang disimpan secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, akumulasi nilai manfaat dari dana jemaah dimungkinkan membuat BPIH turun.

"Hal ini (ongkos haji turun) tentu menjadi dampak positif yang ingin segera dirasakan oleh calon jemaah haji Indonesia," katanya.

Selain itu, Ramadhan menjelaskan, kehadiran BPKH semakin membuka peluang investasi lebih luas. Tujuannya yakni untuk mengembangkan nilai manfaat dana haji bukan hanya sekadar deposito dan sukuk (obligasi syariah).

"Dengan begitu kemungkinan BPKH akan lebih mampu mendapatkan imbal hasil pengembalian dana haji yang lebih besar pada setiap tahunnya," tuturnya.

Ramadhan mengatakan, sebelum UU 34 terbentuk, pemerintah memiliki keterbatasan menginvestasi dana haji hanya pada deposito perbankan dan sukuk pemerintah. "Kini BPKH hadir sebagai varian baru dari lembaga negara yang bertanggung jawab kepada presiden. Bukan BLU dan bukan BUMN. BPKH mengundang para ahli investasi dan dunia perbankan dari putra-putri terbaik bangsa untuk ikut serta mengelola dana haji," katanya. (jor/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads