Komisioner KPU divisi Teknis dan Pemutakhiran Data, Nurul Amalia mengatakan peran aktif masyarakat dengan melakukan pengecekan DPT di kelurahan bertujuan memastikan bahwa pemilik hak pilih sudah masuk dalam DPT atau belum.
Jumlah DPT Pilkada Surabaya sebanyak 2.034.307 pemilih di 3.936 TPS. Jumlah pemilih laki-laki 994.026 pemilih dan jumlah pemilih perempuan 1.040.281 pemilih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika belum segera laporkan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar bisa segera dilakukan pengecekan," kata Nurul saat dihubungi detikcom, Rabu (14/10/2015).
Apabila dalam pengecekan tidak terdaftar, lanjut Nurul, pihaknya akan memasukkan pemilik hak pilih DPT B1 (Daftar Pemilih Tambahan) yang akan diumumkan pada 20 Oktober 2015.
Meski begitu, KPU masih memberikan kesempatan bagi pemilik hak pilih Pilkada Surabaya yang diikuti dua pasangan calon, Risma-Whisnu dan Rasiyo-Lucy.
"Jika dalam DPT B1, tetap tidak tercantum. Masyarakat tetap bisa gunakan hak pilihnya dengan menggunakan KTP pada hari H yang ditunjukkan pada petugas PPS. Pastinya KTP Kota Surabaya," imbuh Nurul.
Ia menjelaskan, penggunaan KTP,Β waktu pencoblosannya sudah ditentukan satu jam sebelum penutupan. Dengan catatan, surat suara di TPS masih tersedia. "Jam pencoblosan yang menggunakan KTP, mulai Pk. 12.00 β 13.00 WIB. Itu pun jika masih ada surat suaranya," pungkas dia.
(ze/erd)











































