Salat Istisqo ini digelar usai warga gowes atau bersepeda bersama keliling kota. Salat Istisqo digelar di lapangan halaman Balai Kota Yogyakarta, Rabu (14/10/2015).
Dengan menggunakan sajadah ataupun kertas koran, warga khusyuk melaksanakan salat Istisqo. Kemudian mendengar khotbah dan berdoa dengan menengadahkan tangan ke atas memohon hujan turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah salat ini, kita berharap segera turun hujan. Hujan yang membawa rahmat bagi semuanya," kata Muhammad di lokasi acara.
Pihaknya berharap, salat Istisqo banyak dilakukan umat Islam di daerah-daerah lain. Karena banyak daerah di Indonesia yang belum turun hujan. Bahkan di Riau hujan tentu sangat diharapkan untuk bisa memadamkan kebakaran hutan.
Usai salat Istisqo kemudian diluncurkan gerakan sedekah harian atau One Day One Thousand (ODOT). Gerakan yang diinisiasi oleh BAZNAS kota Yogya ini diawali dengan membagikan ratusan kenclengan atau celengan dari kaleng kepada warga. Nantinya warga diharapkan menyisihkan rezekinya dan memasukan ke dalam kaleng tersebut. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk program-program yang mensejahterakan masyarakat. (hri/hri)











































