"Harus disiapkan manajemen krisis seperti ini ke depan, kesiapan kita ketika menghadapi kejadian seperti ini. Penyiapan data ante mortem di jemaah haji," tutur Ketua Tim DVI Kombes Muhammad Mas'udi dalam acara perpisahan di KJRI Jeddah, Selasa (13/10/2015).
Mas'udi mengatakan ke depannya pemerintah agar tidak hanya mengoleksi data sidik jari belaka. Namun juga data gigi geligi dan sampel darah dari setiap jemaah haji Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Konjen RI Dharmakirty mengatakan hal ini sudah dibahas dalam rapat evaluasi penyelenggaraan haji. Akan ada bidang khusus yang mengurusi krisis seperti ini dalam penyelenggaraan haji di masa mendatang.
"Ke depan ada bidang khusus menangani jika ada krisis seperti ini. Emergency semacam itulah," katanya.
(gah/Hbb)










































