Serunya Main 'Bola Api' Meriahkan Tahun Baru Islam di Sukabumi

Serunya Main 'Bola Api' Meriahkan Tahun Baru Islam di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 13 Okt 2015 22:22 WIB
Serunya Main Bola Api Meriahkan Tahun Baru Islam di Sukabumi
Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Wali Kota Sukabumi HM Muraz tanpa canggung memegang sebuah bola yang terbuat dari kelapa kupas berserabut yang diliputi api. Sekitar 15 detik Muraz memegang bola kemudian dilemparkan ke Kapolres Sukabumi Kota AKBP Diki Budiman.

Pemandangan unik tersebut merupakan rangkaian perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1437 Hijriyah di Kota Sukabumi, Selasa (13/10/2015).

"Nggak-nggak terasa panas, malahan hangat. Nggak ada ritual khusus tadi cuma dikasih air putih oleh pesantren sebelum pegang bola ini," ujar Diki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesenian "Bola Lengeun Seneu" (bola tangan api) merupakan kesenian lokal khas dari Kota Sukabumi, bahkan kesenian tersebut sudah menjadi salah satu ikon kesenian di daerah tersebut.

"Seni yang biasa disingkat Boles ini sudah dikenalkan kepada warga Sukabumi maupun luar daerah sebagai kesenian lokal khas Kota Sukabumi, malam ini digelar oleh pengelola Pondok Pesantren Alfath untuk memeriahkan perayaan tahun baru islam 1437 Hijriyah di Kota Sukabumi," terang Muraz.

Menurut Muraz, Boles dibuat dari kelapa kering yg udah di kupas tapi masih disisakan serabutnya kemudian dipukul menggunakan palu supaya lunak dan direndam selama beberapa menit didalam minyak tanah agar meresap.

"Nggak ada unsur mistis, kalau saya sebelum pegang tadi baca Bismillah dulu karena api yang berkobar lumayan besar," lanjut Muraz.

Kehadiran Kapolresta dan Wali Kota malam ini juga untuk membuka pelaksanaan pertandingan olahraga Boles yang memperebutkan piala KH Ahmad Sanusi salah seorang pejuang asal kota sukabumi.

"Olahraga kesenian boles sudah kita perkenalkan ke luar daerah hingga ke Dumai Riau, dan sejumlah wilayah lainnya. Tentu kita harus bangga, karena banyak juga orang luar yang mau berlajar tentang kesenian ini," ujar Muraz. (fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads