"Kami akan terus koordinasi antara Polri dan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) untuk nama-nama perusahaan tersebut juga untuk lengkapi datanya dan secara paralel kami ikuti. Kalau firm datanya seharusnya tak sulit," kata Menteri LHK Siti Nurbaya di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2015).
Meski investigasi dilakukan oleh tim dari institusi masing-masing, tetapi Siti menegaskan bahwa nantinya data yang didapat disandingkan dengan milik Polri. Sehingga penegakan hukum secara komprehensif dapat dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siti menyebutkan bahwa dalam proses investigasi mengalami kesulitan. Baik penegak hukum atau pun kementerian tak mau gegabah dalam menerapkan sanksi. Untuk itu bukti-bukti yang terkumpul terus dikonfirmasi ulang di lapangan.
Lalu, adakah perusahaan besar yang dibidik untuk jadi tersangka sehingga perlu terus melakukan investigasi di lapangan untuk meyakinkan?
"Silakan terjemahkan sendiri. Mungkin kalian sudah tahu," jawab Siti.
(bpn/Hbb)










































