Fraksi PDIP DPR menilai, ada oknum DPR nakal yang menggunakan kop surat 'Presiden Republik Indonesia'.
"Kan DPR juga ada yang nakal. Misal, 'gue (saya) pakai cap ini saja, biar perkiraan orang ini (usulan draf) dari pemerintah'," kata Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudahlah, bagi saya itu tidak substantif," kata Bambang.
Menurut Bambang, tujuan oknum DPR menggunalkan kop surat Presiden Republik Indonesia untuk mengarahkan persepsi publik. Dengan demikian, orang-orang akan menganggap usulan yang melemahkan KPK itu datangnya dari pemerintah.
"Kenakalan-kenakalan itu kan sering terjadi," kata Bambang.
(dnu/erd)











































