Soal Bela Negara, JK: Kita Pelajari Konsepnya

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Selasa, 13 Okt 2015 18:18 WIB
Foto: agung pambudhy
Jakarta - Kementerian Pertahanan mengajukan program bela negara. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut bela negara berarti memberikan jiwa kepada negara.

"Ini kan bela negara hanya memberikan jiwa, saya kira ya. Tapi konsepnya saya belum baca," ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2015).

"Ya sampai sekarang, belum saya baca konsepnya. Saya kira kita perlu pelajari dulu konsepnya seperti apa," sambungnya.

JK menyebutkan ada perbedaan mendasar antara wajib militer dan bela negara. Wajib militer adalah resmi dan memiliki pangkat struktural.

"Wajib militer itu kan resmi. Wamil itu langsung Anda menjadi sersan, letnan," terangnya.

Meski demikian, JK mengatakan pengajuan konsep bela negara harus sesuai dengan aturan-aturan yang ada.

"Semua negara butuh kedisiplinan. Butuh suatu sikap, apakah bentuknya bela negara atau apapun, ya kita lihat aja situasinya, konsepnya dan aturannya apa. Dan apa (hubungan) undang-undangnya," terangnya. (fiq/mok)