Selain tim dari kepolisian, SAR, dan unsur terkait, TNI AL membentuk dua tim, yaitu tim darat dan tim air. Tim darat dipimpin Letda Marinir Rano Gunawan. Tim ini bergerak dari posko di Dermaga Hotel Wisata Bahari dengan menggunakan 2 unit truk dan menyeberang dengan feri menuju Tomok, Pulau Samosir.
Pada saat bersaman, tim air yang dipimpin Kapten Laut (T) Sigit dengan menggunakan satu unit speed boat Hotel Wisata Bahari dan satu unit perahu karet Yonmarhalan I menyisir Danau Toba menuju tempat yang diduga lokasi jatuhnya helikopter EC130 di perairan Onan Runggu Kec. Nainggolan, Kab. Samosir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setibanya di dermaga, korban hanya mengisyaratkan kode dengan empat jarinya sambil berkata saya penumpang, kemudian ia langsung pingsan," terang Letda Marinir Rano Gunawan dalam keterangannya, Selasa (13/10/2015).
Kemudian korban segera dievakuasi ke Puskesmas Onan Runggu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (ear/try)











































