"Kita akan berangkat ke Eropa dan saya doakan semoga di sini semua lancar, berjalan baik. Saya akan ke bookfair di Frankfurt, kemudian ke Berlin untuk berbicara tentang Islam Modern," tutur Habibie usai santap siang bersama Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2015).
Selain itu di kota lainnya dia juga akan berbicara mengenai Indonesia modern. Ada juga materi mengenai integrasi pendatang-pendatang dari timur tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang saya tak sangka dalam buku Romo dia tulis dengan angka-angka yang jelas waktu Timor Timur masuk menjadi provinsi di Indonesia jumlah masyarakat Timtim yang dibabtis jadi Kristen itu sedikit. Karena rupanya kalau mau lihat angkanya 10-20% nomor disampaikan, mungkin karena dananya enggak cukup dan mereka kurang rajin untuk membabtis," papar Habibie.
Tetapi setelah Timor Timur memilih untuk merdeka lewat referendum, angka pembabtisan meningkat hingga 90 persen. Dalam buku itu juga disebutkan bahwa para pembabtis kebanyakan merupakan masyarakat Indonesia.
"Orang Indonesia yang masyarakat sebagian besar beragama Islam. Itu fakta. Anda bisa melihat bukunya kalau mau persis angkanya saya terjemahkan. Bukan itu saja, belum lagi prasarana yang berkaitan jadi dia sampaikan orang Indonesia itu ternyata bagi dia ada suatu masyarakat yang benar tulus percaya pada Tuhan YME," kata Habibie. (bpn/hri)










































