"Presiden kelima harusnya dong," kata Puan saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2015).
Namun, saat ditegaskan tulisan spanduk itu tidak menambahkan kata 'Kelima' setelah 'Presiden', Puan mengaku tak tahu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, kedatangan Mega ke Korea Selatan terkait dengan penerimaan gelar doctor honoris causa dari salah satu universitas di Korea Selatan untuk Megawati.
"Kami informasikan bahwa Ibu Megawati akan menerima gelar kehormatan Doctor Honoris Causa pada tanggal 19 Oktober 2015," demikian penggalan bunyi informasi dari PDIP yang dikutip detikcom, Selasa (13/10/2015).
Tak disebutkan dengan gamblang institusi pendidikan mana yang akan memberi Megawati gelar honoris causa. Namun dijelaskan, Megawati diundang oleh Gubernur Provinsi Jeju dan Korea Maritime and Ocean University.
Ketum PDIP itu akan berada di Korsel pada 15-21 Oktober 2015. Pemberian gelar doctor honoris causa akan dilakukan pada 19 Oktober 2015.
Selain itu, Megawati juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Korsel dan Ketua Partai Saenuri. Partai Saenuri adalah partai penguasa Korsel saat ini.
Soal spanduk 'Selamat Datang Presiden' yang sudah dipasang di Busan dalam rangka menyambut Megawati, KBRI Seoul sudah memberi penjelasan. Spanduk itu dipasang oleh Warga Negara Korsel pemilik Gedung Busan Indonesia Center (BIC) tanpa berkonsultasi dengan KBRI Seoul. (rjo/hri)











































