Menlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Bom di Ankara Turki

Menlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Bom di Ankara Turki

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Selasa, 13 Okt 2015 12:47 WIB
Menlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Bom di Ankara Turki
Foto: REUTERS/Tumay Berkin
Jakarta - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa atas insiden pengeboman di Ankara, Turki, yang sejauh ini menewaskan 100 orang. Dalam insiden ini dipastikan tidak ada WNI yang menjadi korban.

"Tiga hari lalu bom kembali meledak di Turki dan menewaskan hampir 100 orang dan melukai hampir 186 orang. Sampai saat ini tidak ada berita bahwa ada WNI yang menjadi korban dalam ledakan bom tersebut," ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Gedung Widya Graha LIPI, Jl Gatot Subroto, Jaksel, Selasa (13/10/2015).

Diberitakan sebelumnya, ledakan bom kembar di kawasan persimpangan jalan di dekat stasiun kereta api di Ankara, ibukota Turki terjadi pada Sabtu (10/10) lalu. Dua ledakan bom tersebut menargetkan para aktivis yang sedang berkumpul untuk melakukan aksi demo damai, yang diorganisir oleh kelompok-kelompok sayap kiri dan pro-Kurdi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menyebut ISIS sebagai tersangka utama ledakan bom kembar di Ankara pada Sabtu (10/10) lalu. Pemerintah Turki sedang melakukan investigasi terhadap pelaku ledakan yang kemudian memberikan petujuk pada sebuah kelompok.

"Jika mempertimbangkan cara serangan yang terjadi dan kecenderungan umumnya, kami telah mengidentifikasi Islamic State (ISIS) sebagai fokus utama," kata PM Davutoglu. (yds/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads