"Kita dalami keterlibatan yang lain, termasuk yang ada di foto-foto wisuda, bisa dosen bisa yang bantu dia," kata Kasubdit Politik dan Dokumen Dit Tipidum Bareskrim Kombes Rudi Setiawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (13/9/2015).
Rudi menjelaskan, pihaknya memburu dosen tersebut untuk membuktikan apakah yang bersangkutan ikut terlibat dalam aksi LK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Menurut Rudi, pihaknya belum menahan LK karena alasan kesehatan. Sebab LK memiliki riwayat penyakit seperti jantung, diabetes dan lainnya.
Kendati begitu, Rudi menegaskan penyidik akan mencekal LK untuk bepergian ke luar negeri. "Kami cekal, baru akan proses (cekalnya)," sebutnya.
LK kemarin telah menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka selama tujuh jam. LK enggan memberikan keterangan kepada awak media usai diperiksa. Bahkan, dia menutupi wajah dengan jasnya.
"Kalau dibayar saya kasih tahu, kalau enggak dibayar saya enggak kasih tahu," singkatnya. (idh/hri)










































