"Kita jangan terburu-buru memberikan penilaian. Tentu kita akan dengarkan dari Pak Luhut (Menkopolhukam), kita undang Pak Luhut hari Jumat (17/10) nanti," kata Novanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/10/2015).
Novanto ingin memastikan apakah benar-benar ada kaitan antara program bela negara dengan wajib militer. Bilapun maksud program ini adalah baik, maka perlu pula dipastikan bagaimana ketersediaan anggarannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senin kemarin Novanto sudah bertemu dengan Menko Luhut. Namun dalam pertemuan tersebut mereka berdua belum membahas soal program bela negara itu. Namun Novanto yakin pemerintahan akan jauh berpikir termasuk soal anggaran bela negara.
Program bela negara ini adalah program Kementerian Pertahanan yang dipimpin Ryamizard Ryacudu. Targetnya, ada 100 juta kader bela negara dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.
(dnu/erd)











































