Kapten Teguh Pernah Kerja di Skadron 21/Sena Pondok Cabe

Heli Carter Hilang

Kapten Teguh Pernah Kerja di Skadron 21/Sena Pondok Cabe

Jabbar Ramdhani - detikNews
Senin, 12 Okt 2015 18:40 WIB
Kapten Teguh Pernah Kerja di Skadron 21/Sena Pondok Cabe
Foto: Jabbar/detikcom
Jakarta - Kapten Teguh Mulyatno, pilot helikopter milik PT Penerbangan Angkasa Semesta yang hilang, di daerah Sumatera Utara pernah bekerja di Skadron 21/Sena di Bandara Pondok Cabe.

"Sebelumnya Kapten Teguh pernah bekerja di Kodam Sena di Pondok Cabe. Kemudian sebelum pensiun juga sempat pindah ke Kemenhan yang di dekat Monas," ujar saudara Kapten Teguh, Herman, di kediaman Kapten Teguh di Komplek Villa Asean, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (10/20/2015).

Herman yang juga tinggal di rumah Kapten Teguh mengatakan bahwa sang kapten mempunyai dua anak. Anak pertama bernama Bagas yang masih duduk di kelas 3 SMA dan Caca yang tercatat sebagai pelajar SMP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kapten Teguh sudah pensiun kira-kira dua atau tiga tahun yang lalu," ujar Herman yang sudah sejak SMP tinggal bersama Teguh.

Salah satu tetangga, Murni, menyebut Kapten Teguh sebagai orang yang baik meski dia jarang berjumpa. "Dia baik, tapi saya lebih sering lihat istrinya sih, karena bapaknya sering pergi-pergi," ujarnya.

Seperti diketahui, Helikopter EC 130 milik PT Penerbangan Angkasa Semesta (PAS) hingga kini belum ditemukan. Heli tersebut sejak awal tak pernah mengisi flight planning.

Menurut Direktur Navigasi Penerbangan Kemenhub Novie Rianto, helikopter dengan nomor registrasi PK-BKA itu belum bisa dipastikan hilang kontak. Pasalnya untuk penerbangan dari Samosir ke Kualanamu, heli yang dipiloti oleh Capt Teguh Mulyanto tidak mengisi flight planning dan melaporkan ke Air Traffic Services (ATS) yang ada di Medan.

"Pesawat saat terbang enggak melaporkan penerbangannya ke unit ATS terdekat yaitu di Medan," ungkap Novie dalam jumpa pers di kantor Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Senin (12/10/2015) sore. (spt/nrl)


Berita Terkait